• Penguatan Kurikulum 2013 Revisi 2018 P2K, Literasi dan 4C/HOTS di SMK Grafika Kota Tangerang

    Penguatan Kurikulum 2013 Revisi 2018 P2K, Literasi dan 4C/HOTS di SMK Grafika Kota Tangerang

    04 September 2018 Administrator

    Kesadaran tentang penting dan mulianya pendidikan akan memunculkan sikap optimis pentingnya membenahi performa unsur utama pendidikan, yaitu guru. Terlebih ketika mencermati dan menyadari bahwa tantangan dan persoalan yang kita hadapi hari ini semakin berat, rumit dan kompleks. Terutama dalam rangka mempersiapkan generasi 2045. Generasi saat Indonesia memasuki 100 tahun merdeka dan generasi saat kejayaan Indonesia begitu kuat diharapkan terwujud. Mempersiapkan generasi emas Indonesia tahun 2045 berarti dimaknai sebagai mempersiapkan kepemimpinan negeri ini. Pemaknaan ini memiliki konsekuensi bahwa penyiapan dan pembinaan bagi anak-anak usia emas dan usia produktif awal adalah suatu yang mesti diperkuat. Hal ini karena saat kita mencermati struktur penduduk kita pada tahun 2010, terdapat 46 juta anak usia 0 – 9 tahun dan 44 juta anak usia 10 – 19 tahun. Jadi, pada tahun 2045 mereka akan berusia 35 – 44 tahun dan 45 – 55 tahun. Merekalah yang akan memimpin dan mengelola bangsa dan Negara yang kita cintai ini. Mereka harus kita bekali dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap sesuai dengan zamannya. Mereka harus memiliki kemampuan berpikir orde tinggi, kreatif, inovatif, berkepribadian mulia, dan cinta pada tanah air, serta bangga menjadi orang Indonesia, sebagaimana yang digagas dalamkurikulum 2013. Sebagai faktor yang paling menentukan, guru dan tenaga kependidikan mau tidak mau harus ditingkatkan profesionalitasnya. Sangat tepat ketika pemerintah menentukan tema dalam peringatan Hari Guru Nasional tahun 2013 dan HUT ke 68 PGRI ini adalah “Mewujudkan guru yang kreatif dan inspiratif dengan menegakan kode etik untuk penguatan kurikulum 2013”. Hal ini dimaksudkan untuk menjawab berbagai persoalan dan tantangan tersebut. Dengannya diharapkan memacu guru untuk terus mampu mengembangkan kemampuannya secara mandiri. Mampu sebagai inspirasi dan keteladanan, kreatif dan inovatif. Kita semua berharap para guru dan tenaga kependidikan kita menjadi pembelajar dan pendidik sejati. Sumber : https://www.membumikanpendidikan.com/2014/03/penguatan-implementasi-kurikulum-2013.html?m=1

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Indeks

ARSIP 2019

BANNER